Pahatan Alam Tanjung Datuk, Natuna



Pahatan Alam Tanjung Datuk, Natuna
The image is Pixabay property

Kabupaten Natuna, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Natuna merupakan kepulauan paling utara di selat Karimata. Ada beberapa cara untuk mencapai Pulau Natuna, yaitu: 


1. Transportasi udara

Ada beberapa pesawat terbang yang mengoperasikan penerbangan mereka ke Pulau Natuna. LION AIR atau WINGS AIR merupakan operator penerbangan terkemuka untuk Natuna selain  Sriwijaya Air Line. Jika Anda mengunjungi teritori dari Asia akan lebih baik jika Anda mulai perjalanan Anda dari Singapura, pergi ke Batam dan kemudian terus Ranai Natuna. 

Jika Anda mengunjungi dari Denpasar-Bali atau kota-kota lain di Indonesia, akan lebih baik Anda menuju ke Jakarta terlebih dahulu kemudian menggunakan penerbangan langsung ke Ranai Natuna. Perjalanan penerbangan dari Batam ke Ranai Natuna akan memakan waktu sekitar 90 menit. Sementara penerbangan dari Jakarta ke Batam biasanya perlu waktu sekitar 90 menit. 

2. Transportasi laut

PELNI adalah salah satu Operator Angkutan Laut besar di Indonesia. Perjalanan ke Natuna melalui laut akan memakan waktu sekitar 2 hari perjalanan yang dapat dibuat dari Tanjung Pinang dan Pontianak. 

Untuk mengunjungi beberapa pantai dan tempat wisata di Natuna lainnya perlu sedikit tips agar dapat menghemat biaya perjalanan Anda. Berikut ini tips liburan hemat ke Natuna agar tetap aman dan nyaman yang bisa dicoba ketika Anda butuh panduan mengunjungi pulau Natuna Kepri nanti:
  • Pastikan sudah memesan tiket untuk keluar dari Natuna, karena transportasi untuk keluar dari pulau ini agak susah. Saat ini sudah ada maskapai penerbangan yang melayani penerbangan jurusan Pulau Natuna dari Jakarta, Pontianak, Tanjung Pinang dan Batam.
  • Karena hotel di Pulau Natuna adalah kelas melati, Jangan lupa membawa peralatan mandi dikhawatirkan penginapan di natuna tidak menyediakan peralatan mandi seperti hotel-hotel berbintang
  • Jika anda yang hobi snorkling, menyelam, dan olahraga air lainnya, sebaiknya bawalah peralatan sendiri, karena di Pulau Natuna masih jarang penyewaan alat-alat selam profesional.
  • Jika hendak mengunjungi pulau-pulau yang dekat dengan Natuna seperti pulau Senoa, Pulau tiga dll, disarankan mulai Pukul 11 Siang hingga pukul 3 Sore, karena air tidak begitu surut, sehingga anda tidak akan mengalami kejadian kapal kandas di karang.


Pahatan Alam Tanjung Datuk

Tanjung Datuk yang berada di ujung timur laut Natuna, dengan luas kurang lebih 7 ha adalah salah satu objek wisata yang sangat unik yang mungkin tidak akan ditemukan kesamaannya di tempat lain. Sehingga membuat kawasan ini memiliki karakteristik tersendiri, dengan pasirnya yang putih kawasan ini didominasi oleh bebatuan  beraneka rupa, dan merupakan lokasi terbaik untuk melihat sunset dan sunrise. 

Dengan jarak tempuh sekitar 60 km dari Kota Ranai atau berkisar 1 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat atau kendaraan roda dua. Untuk dapat sampai ke objek wisata ini lebih disarankan dengan mengendaraai kendaraan roda empat offroad atau lebih baik sepeda motor, hal ini dikarenakan medan jalan yang terjal menanjak untuk bisa parkir. 

Setelah sampai diatasnya telusurilah jalan menurun ke bawah menuju pantai pasir putih, lokasinya yang sedikit sulit diakses karena berbukit dan menurun untuk mencapai pantai membuat sedikit lelah namun jangan menyerah karena jika sudah sampai dibawah, anda akan menyaksikan langsung derasnya deburan ombak yang menghantam tebing di pantai ini sehingga riaknya akan berhamburan ke udara, suatu hal yang akan sangat unik untuk diabadikan lewat foto atau video. 

Terdapat kolam-kolam kecil yang terbentuk akibat kikisan deburan ombak dibebatuan sekitar bukit batu yang berwarna kuning kecoklatan, dengan air yang begitu jernih memudahkan untuk dapat melihat ikan-ikan kecil yang terkadang masuk kedalam kolam-kolam hasil kikisan air tersebut. Sementara di sisi paling ujung yang menjorok ke arah laut, susunan batunya lebih aneh lagi. 

Terdapat satu bongkahan berbentuk kotak menyerupai wajah manusia yang tengah mengenakan tanjak, topi khas melayu, karena bentuknya yang demikian itulah barangkali banyak orang menamai destinasi ini dengan sebutan Tanjung Datuk. Terlepas dari hal itu tanjung datuk menyimpan panorama yang sangat menakjubkan di pagi hari saat Matahari akan terbit, keeksotisan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan Tanjung Datuk ini merupakan satu-satunya objek wisata yang sepanjang hari mendapatkan sinar matahari baik Sunset maupun Sunrise. 

Jangan lupa untuk membawa minuman dan makanan, karena di tempat ini belum ada yang berjualan minuman ataupun makanan. Bagi anda yang senang mengunjungi tempat wisata yang masih alami dan belum terkenal, Tanjung Datuk bisa menjadi salah satu destinasi wisata anda.


Lihat artikel menarik lainnya dalam http://pariwisata.natunakab.go.id


No comments:

Post a Comment